saat kekayaan alam menjadi sampah
ketika bening air meriak resah
perbukitan indah jadi rintangan
kami bermimpi
negeri elok ini jadi surga budaya
lihatlah dikaki bukit tungkat batang mareh memekik menerjang batu
kami bukan pengeluh nan kalah pada alam
dikaki masurai masih tersanjung cinta
alam bukit barisan sejuk
menantang, siapa berani berjuang
ini kutulis dari Tanjung Benuang
kuteriakkan di tepi payo sepah
kami bukan generasi nan berdiam dikaki asa
perjuangan ini belum selesai.
Rantausuli 01 01 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar